Seperti Air Yang Mengalir Seperti itulah HARAPAN ku

Seperti Air Yang Mengalir Seperti Itulah Harapanku

Rabu, 25 September 2013

Tugas Metopen "Perbedaan Skripsi dan Jurnal"

Jurnal Adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan
Jenis-jenis Jurnal adalah sebagai berikut :
1.      Jurnal Ilmiah adalah Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
2.       Jurnal akuntansi adalah semua transaksi keuangan suatu badan usaha atau organisasi yang dicatat secara kronologis dan bertujuan untuk pendataan, termasuk di dalamnya jumlah transaksi, nama-nama transaksi baik mempengaruhi atau dipengaruhi, dan waktu transaksi berjalan. Proses pencatatan ini disebut penjurnalan. Jurnal dikenal juga sebagai buku pemasukan utama books of original entry karena menjadi tempat terjadinya pencatatan transaksi pertama atau penyesuaian pemasukan adjusting entries.
3.      Jurnal Khusus adalah jurnal yang dapat dikelompokkan sesuai dengan jenis transaksinya. Setiap terjadi transaksi, petugas pembukuan mengidentifikasi jenis transaksi yang terjadi dan mencatatnya ke dalam jurnal khusus. Misalnya jika dalam satu bulan perusahaan melakukan pembelian kredit sebanyak 50 kali maka petugas hanya akan berurusan dengan empat atau lima akun tergantung kebijakan perusahaan dalam mengklasifikasi transaksinya.

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian lapangan dan atau studi kepustakaan yang disusun mahasiswa sesuai dengan bisang studinya sebagai tugas akhir dalam studi formalnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Merdeka Madiun.

Rabu, 11 September 2013

Soal Ujian "EVOLUSI" Tengah Semester


Nama               :          
N I M                :
Prodi/Kelas      :
Tanda Tangan  :
 
 

UADStandar_BW
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP TA 2011/2012
FAKULTAS
:
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi
:
Biologi
MATA UJIAN (sks)
:
Evolusi
KELAS/SEM
:
A/ 4
DOSEN
:
Trianik Widyaningrum,M.Si
WAKTU
:
60 menit
HARI/TANGGAL
:
Kamis/19 April 2012
SIFAT UJIAN
:
Tutup Buku




JAWABLAH DI LEMBAR SOAL INI JUGA !

I.Pilihlah Jawaban yang paling Tepat! (skor 1)

1. (……) Pernyataan berikut yang tidak benar adalah:
            a. Tokoh mengenai bukti evolusi antara lain adalah Von Boer                      
b. Ontogeni rekapitulasi dari Filogeni
            c. Filogeni dan Ontogeni merupakan bukti dari anatomi perbandingan
            d. Mutasi merupakan sendi evolusi
            e. Sayap burung dan sayap kupu-kupu adalah contoh homologi

2. (……) Ilmuwan yang menganut adanya special creation adalah:
      a. George Cuvier                                             d. George Huxley
      b. Darwin                                                        e. Erasmus Darwin
      c. Augus Weizman

3. (……) Di bawah ini adalah mekanisme evolusi, kecuali:
            a. terjadi variasi                                   d. Tahap awal adalah mikroevolusioner
            b. hasil akhir berupa makroevolusi      e. Tidak terjadi perubahan frekuensi gen
            c. spesiasi terjadi bila ada fragmentasi

4. (……) Frekuensi gen A dan a dari generasi ke generasi akan tetap bila keadaannya senantiasa seperti berikut, kecuali::
            a. terjadi seleksi alam dan buatan
            b. perkawinan antar genotip terjadi secara acak
            c. Genotip AA, Aa, aa mempunyai viabilitas dan vertilitas yang sama
            d. Mutasi gen A dan a atau sebaliknya sama
            e. jumlah populasinya besar

5. (……) Di bawah ini adalah pokok pikiran Darwin, kecuali:
            a. Adanya variasi                                           
            b. Untuk hidup makhluk hidup perlu ruang dan waktu
            c. Individu yang berbeda akan melahirkan keturunan yang berbeda
            d. Adanya kecenderungan populasi bertambah banyak
            e. Pertambahan populasi sejalan dengan pertambahan komunitas

6. (……) Speciasi yang melibatkan sejumlah populasi besar disebut……………..
            a. mikroevolusi                                    d. makroevolusi
            b. genetic drift                                                e. kekuatan evolusioner
            c. adaptasi redaktif


7. (……) Petunjuk-petunjuk evolusi tidak terlepas dari kenyataan-kenyataan seperti berkut, kecuali:
a. Terjadinya perubahan dari bentuk sederhana dan tak sempurna ke bentuk   kompleks dan sempurna
            b. Ditemukannya sisa-sisa bagian tubuh
            c. peninggalan fosil di berbagai lapisan bumi dari jaman-ke jaman
            d. terdapat variasi diantara individu-individu dalam satu keturunan
            e. homologi alat-alat tubuh pada berbagai makhluk hidup

Rabu, 14 Agustus 2013

ASAS-ASAS ILMU LINGKUNGAN


Pengetahuan  manusia terus berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, untuk itu dibutuhkan penggalian ilmu secara terus menerus, sehingga diperlukan daya cipta, daya khayal, keinginan tahu manusia dan inisiatif.
Ilmu Lingkungan merupakan salah satu ilmu yang mengintegrasikan berbagai ilmu yang mempelajari jasad hidup (termasuk manusia) dengan lingkungannya, antara lain dari aspek sosial, ekonomi, kesehatan, pertanian, sehingga ilmu ini dapat dikatakan sebagai suatu poros, tempat berbagai asas dan konsep berbagai ilmu yang saling terkait satu sama lain untuk mengatasi masalah hubungan antara jasad hidup dengan lingkungannya.
Asas di dalam suatu ilmu pada dasarnya merupakan penyamarataan kesimpulan secara umum, yang kemudian digunakan sebagai landasan untuk menguraikan gejala (fenomena) dan situasi yang lebih spesifik. Asas dapat terjadi melalui suatu penggunaan dan  pengujian metodologi secara terus menerus dan matang, sehingga diakui kebenarannya oleh ilmuwan secara meluas. Tetapi ada pula asas yang hanya diakui oleh segolongan ilmuwan tertentu saja, karena asas ini hanya merupakan penyamarataan secara empiris saja dan hanya benar pada situasi dan kondisi yang lebih terbatas, sehingga terkadang asas ini menjadi bahan pertentangan. Namun demikian sebaliknya apabila suatu asas sudah diuji berkali-kali dan hasilnya terus dapat dipertahankan, maka asas ini dapat berubah statusnya menjadi hukum.Begitu pula apabila asas yang mentah dan masih berupa dugaan ilmiah seorang peneliti, biasa disebut hipotesis Hipotesis ini dapat menjadi asas apabila diuji secara terus menerus sehingga memperoleh kesimpulan adanya kebenaran yang dapat diterapkan secara umum. Untuk mendapatkan asas baru dengan cara pengujian hipotesis ini disebut cara induksi dan kebanyakan dipergunakan dalam bidang-bidang biologi, kimia dan fisika.  Disini  metode pengumpulan data melalui beberapa percobaaan yang relatif terbatas untuk membuat kesimpulan yang menyeluruh. Sebaliknya cara lain yaitu dengan cara deduksi dengan menggunakan kesimpulan umum untuk menerangkan kejadian yang spesifik. Asas baru juga dapat diperoleh dengan cara simulasi komputer dan penggunaan model matematika untuk mendapatkan semacam tiruan keadaan di alam  (mimik). Cara lain juga dapat diperoleh dengan metode perbandingan misalnya dengan membandingkan antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Cara-cara untuk mendapatkan asas tersebut dapat dikombinasikan satu dengan yang lainnya.
Asas di dalam suatu ilmu yang sudah berkembang digunakan sebagai landasan yang kokoh dan kuat untuk mendapatkan hasil, teori dan model seperti pada ilmu lingkungan. Untuk menyajikan asas  dasar ini dilakukan dengan mengemukakan kerangka teorinya terlebih dahulu, kemudian setelah dipahami pola dan organisasi pemikirannya baru dikemukakan fakta-fakta yang mendukung dan didukung, sehingga asas-asas disini sebenarnya merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain (sesuai dengan urutan logikanya).
1.  Semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.
Penjelasan :
Asas 1 ini disebut juga dengan hukum konservasi energi, dalam ilmu fisika sering disebut sebagai hukum termodinamika pertama. Asas ini menerangkan bahwa energi dapat diubah, dan energi yang memasuki jasad hidup, populasi ataupun ekosistem dianggap sebagai energi yang tersimpan ataupun yang terlepaskan, sehingga dapat dikatakan bahwa sistem kehidupan sebagai pengubah energi. Dengan demikian dalam sistem kehidupan dapat ditemukan berbagai strategi untuk mentransformasi energi, maka dibutuhkan “pembukuan masukan dan keluaran kalori dalam sistem kehidupan” . Keberhasilan dalam melawan lingkungan dapat diukur dengan peningkatan jumlah populasinya.
ASAS 2. Tak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien
Penjelasan :

Senin, 05 Agustus 2013

MAKALAH "Penyakit Koroner"

BAB I
PENDAHULUAN

Penyakit jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang terbukti diderita oleh banyak orang di seluruh dunia.Bahkan tak sedikit dari mereka yang pada akhirnya meninggal dunia karena penyakit ini.Di saat ekonomi sedang memburuk seperti sekarang ini, tentu saja pengobatan penyakit jantung di rumah sakit tidak banya dipilih oleh para penderita penyakit jantung. Alasannya tak lain karena pengobatan di rumah sakit hanya akan membuat situasi seakan menjadi semakin buruk, karena biaya yang dibutuhkan tidaklah murah.
Jantung adalah salah satu organ tubuh terpenting yang fungsi utamanya memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung adalah organ berupa otot berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya diatas dan pucuknya dibawah, jantung memiliki berat kira-kira 300 gram.
 Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Hal-hal tersebut antara lain Otot jantung yang lemah (kelainan bawaan sejak lahir) dan atau adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur.Dalam suatu serangan jantung bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah, untuk tetap sehat jantung membutuhkan oksigen dan zat-zat gizi lainnya yang dibawa oleh darah,ini didapatkan melalui arteria (pembuluh darah) koroner yang membungkus bgian luar jantung.
Jantung merupakan pompa yang sederhana, tetapi tangguh.Jantung memompa darah ke seluruh tubuh melalui saluran yang disebut pembuluh darah.Jantung bersama pembuluh darah di dalamnya menyusun system peredaran darah.Disebut demikian karena system tersebut mengedarkan darah dari jantung ke jaringan tubuh dan organ serta kembali ke jantung lagi.Penyakit jantung erat kaitannya dengan system peredaran darah, karena janung merupakan organ yang berperan besar dalam system peredaran darah.
Ada berbagai macam gangguan dan penyakit yang dapat mempengaruhi bagian manapun dari jantung.Penyakit jantung yang paling umum adalah jantung koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak.
                                                        BAB I
        PENJELASAN SISTEM

Jantung berfungsi untuk memompa darah agar dapat terus beredar.Jantung manusia berukuran kira-kira satu kepalan tangan dan memiliki tiga lapisan, yaitu pericardium, miokardium, serta endokardium.Pericardium merupakan selaput pembungkus jantung, sedangkan miokardium adalah otot jantung.Adapun endocardium adalah selaput pembatas ruang jantung yang mengandung pembuluh darah, saraf, dan cabang dari system peredaran darah ke jantung.Jantung manusia terbagi menjadi empat ruang, yaitu ventrikel dekster (bilik kanan), atrium dekster (serambi kanan), ventrikel sinister (bilik kiri), dan atrium sinister (serambi kiri).
Diantara bilik kiri dan bilik kanan terdapat sekat yang disebut septum interventrikularis.Antara serambi kiri dan serambi kanan juga dipisahkan oleh sekat yang disebut septum interatriorum, sedangkan antara bilik dan serambi dipisahkan oleh sekat yang disebut septum atrioventrikularis.
Dinding bilik lebih tebal daripada dinding serambi karena bilik digunakan untuk memompa darah keluar dari jantung.Dinding bilik kiri dan bilik kanan juga memiliki ketebalan yang berbeda.Dinding bilik kiri lebih tebal karena bilik kiri memiliki beban kerja yang lebih berat, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan bilik kanan yang memompa darah ke paru-paru.
Diantara bilik dan serambi juga terdapat katup.Fungsi katup ini adalah untuk menjaga agar darah yang masuk dari serambi ke bilik tidak kembali lagi ke serambi saat di pompa oleh bilik.Antara bilik kiri dan serambi kanan disebut vulvula trikuspidalis.
Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian.Terdiri dari sekelompok khusus, disebut nodus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek - kira-kira 0,4 detik yang disebut diastoel, sebelum implus berikutnya datang.   Nodus sinotrialus menghasilkanantara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung. Seperti organ tubuh lainnya, jantung juga dapat diserang oleh berbagai penyakit.
Penyakit-penyakit dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung.Tetapi, penyakit yang paling umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebutaterosklerosis. Karena itu, sakit jantungyang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan kematian.Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh. Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku.Kekakuan ini disebut sebagai aterosklerosis.
Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri.Selang beberapa waktu, plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran darah ke jantung.Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun kepada sebagian besar serangan jantung.

Selasa, 23 Juli 2013

GANGGANG (ALGA)


        Ganggang adalah Protista yang menyerupai tumbuhan, berwarna hijau, dan berbentuk seperti benang-benang halus.
     Ganggang atau alga pada umumnya hidup di air, baik air tawar maupun air laut, serta di tempat-tempat yang lembab.

Mengapa dikatakan menyerupai tumbuhan?
Karena ganggang memiliki kesamaan ciri dengan tumbuhan yaitu mempunyai klorofil, sehingga bersifat autotrof atau dapat berfotosintesis untuk memenuhi kebutuhan makanannya sendiri.
Mengapa ganggang hanya dikatakan menyerupai tumbuhan? Bukankah ganggang dapat membuat makanan sendiri?
Ganggang memang bukan merupakan tumbuhan karena belum mempunyai diferensiasi sel yaitu tidak mempunyai akar, batang, dan daun sejati seperti yang dimiliki oleh tumbuhan.
CIRI-CIRI GANGGANG (ALGA)
Alga memiliki ciri-ciri, antara lain :
a.     Struktur tubuh ganggang sangat sederhana,  tidak dapat    dibedakan antara  akar, batang, dan  daun sehingga disebut       tumbuhan talus. Struktur tubuh yang masih berupa talus, menyebabkan ganggang dikelompokkan juga dalam Filum Thallophyta.
b.     Mempunyai klorofil, sehingga dapat berfotosintesis untuk  memenuhi  kebutuhan makanannya sendiri.
c.     Bersel satu (uniseluler) atau bersel banyak (multiseluler).
d.     Habitat di air tawar, air laut, dan di tempat-tempat lembab.
e.     Reproduksi
        1) Aseksual dengan fragmentasi, pembelahan sel/biner, pembentukan               zoospora dan pembentukan zigospora.
        2) Seksual dengan konjugasi, pembentukan gamet jantan dan                            betina.

MACAM-MACAM MEDIA KULTUR JARINGAN


           Media merupakan faktor utama dalam perbanyakan dengan kultur jaringan. Keberhasilan perbanyakan dan perkembangbiakan tanaman dengan metode kultur jaringan secara umum sangat tergantung pada jenis media. Media tumbuh pada kultur jaringan sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan eksplan serta bibit yang dihasilkannya. Oleh karena itu, macam-macam media kultur jaringan telah ditemukan sehingga jumlahnya cukup banyak. Nama-nama media tumbuh untuk eksplan ini biasanya sesuai dengan nama penemunya. Media tumbuh untuk eksplan berisi kualitatif komponen bahan kimia yang hampir sama, hanya agak berbeda dalam besarnya kadar untuk tiap-tiap persenyawaan.
Media yang digunakan biasanya berupa garam mineral, vitamin, dan hormon. Selain itu diperlukan juga bahan tambahan seperti agar-agar, gula, arang aktif, bahan organik dan lain-lain. Zat pengatur tumbuh yang ditambahkan juga bervariasi, baik jenis maupun jumlahnya. Medium yang sudah jadi ditempatkan pada tabung reaksi atau botol-botol kaca. Medium yang digunakan juga harus disterilkan dengan cara memanaskannya dengan autoklaf agar tidak terjadi kontaminasi dari bakteri maupun cendawan. Komposisi media yang digunakan dalam kultur jaringan dapat berbeda jenis dan konsentrasinya. Perbedaan komposisi media dapat mengakibatkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang ditumbuhkan secara invitro.
Formulasi media kultur jaringan pertama kali dibuat berdasarkan komposisi larutan yang digunakan untuk hidroponik, khususnya komposisi unsur-unsur makronya. Unsur-unsur hara diberikan dalam bentuk garam-garam anorganik. Koposisis media dan perkembangan formulasinya didasarkan pada jenis jaringan, organ dan tanaman yang digunakan serta pendekatan dari masing-masing peneliti. Beberapa jenis sensitif terhadap konsentrasi senyawa makro tinggi atau membutuhkan zat pengatur tertentu untuk pertumbuhannya. Pada periode tahun 1930an, formulasi media terutama ditujukan untuk menumbuhkan akar, tuber dan kambium. Media untuk penumbuhan akar yang dikembangkan oleh White 1934, pertama White menggunakan media yang berisi garam anorganik, yeast ekstrak dan sucrose, tetapi kemudian yeast ekstrak digantikan dengan 3 macam vitamin B, yaitu pyridoxine, thiamine dan nicotinic acid.

Sabtu, 22 Juni 2013

BINGKAI KEHIDUPAN



Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kaki jalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala