PENDAHULUAN
Penyakit
jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang terbukti diderita oleh banyak
orang di seluruh dunia.Bahkan tak sedikit dari mereka yang pada akhirnya
meninggal dunia karena penyakit ini.Di saat ekonomi sedang memburuk seperti
sekarang ini, tentu saja pengobatan penyakit jantung di rumah sakit tidak banya
dipilih oleh para penderita penyakit jantung. Alasannya tak lain karena
pengobatan di rumah sakit hanya akan membuat situasi seakan menjadi semakin
buruk, karena biaya yang dibutuhkan tidaklah murah.
Jantung
adalah salah satu organ tubuh terpenting yang fungsi utamanya memompa darah ke
seluruh tubuh. Jantung adalah organ
berupa otot berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya diatas dan pucuknya
dibawah, jantung memiliki berat kira-kira 300 gram.
Penyakit jantung adalah sebuah
kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
Hal-hal tersebut antara lain Otot jantung yang lemah (kelainan bawaan sejak
lahir) dan atau adanya celah antara serambi kanan dan serambi kiri, oleh karena
tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat
penderita masih di dalam kandungan. Hal ini menyebabkan darah bersih dan darah
kotor tercampur.Dalam suatu serangan
jantung bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah, untuk tetap sehat jantung membutuhkan oksigen
dan zat-zat gizi lainnya yang dibawa oleh darah,ini didapatkan melalui arteria
(pembuluh darah) koroner yang membungkus bgian luar jantung.
Jantung
merupakan pompa yang sederhana, tetapi tangguh.Jantung memompa darah ke seluruh
tubuh melalui saluran yang disebut pembuluh darah.Jantung bersama pembuluh
darah di dalamnya menyusun system peredaran darah.Disebut demikian karena system
tersebut mengedarkan darah dari jantung ke jaringan tubuh dan organ serta
kembali ke jantung lagi.Penyakit jantung erat kaitannya dengan system peredaran
darah, karena janung merupakan organ yang berperan besar dalam system peredaran
darah.
Ada berbagai macam
gangguan dan penyakit yang dapat mempengaruhi bagian manapun dari
jantung.Penyakit jantung yang paling umum adalah jantung koroner yang dapat
menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak.
BAB
I
PENJELASAN
SISTEM
Jantung berfungsi
untuk memompa darah agar dapat terus beredar.Jantung manusia berukuran
kira-kira satu kepalan tangan dan memiliki tiga lapisan, yaitu pericardium, miokardium, serta endokardium.Pericardium
merupakan selaput pembungkus jantung, sedangkan miokardium adalah otot
jantung.Adapun endocardium adalah selaput pembatas ruang jantung yang
mengandung pembuluh darah, saraf, dan cabang dari system peredaran darah ke
jantung.Jantung manusia terbagi menjadi empat ruang, yaitu ventrikel dekster
(bilik kanan), atrium dekster (serambi kanan), ventrikel sinister
(bilik kiri), dan atrium sinister (serambi kiri).
Diantara bilik
kiri dan bilik kanan terdapat sekat yang disebut septum interventrikularis.Antara
serambi kiri dan serambi kanan juga dipisahkan oleh sekat yang disebut septum
interatriorum, sedangkan antara bilik dan serambi dipisahkan oleh sekat
yang disebut septum atrioventrikularis.
Dinding bilik
lebih tebal daripada dinding serambi karena bilik digunakan untuk memompa darah
keluar dari jantung.Dinding bilik kiri dan bilik kanan juga memiliki ketebalan
yang berbeda.Dinding bilik kiri lebih tebal karena bilik kiri memiliki beban
kerja yang lebih berat, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan bilik
kanan yang memompa darah ke paru-paru.
Diantara bilik
dan serambi juga terdapat katup.Fungsi katup ini adalah untuk menjaga agar
darah yang masuk dari serambi ke bilik tidak kembali lagi ke serambi saat di
pompa oleh bilik.Antara bilik kiri dan serambi kanan disebut vulvula
trikuspidalis.
Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang
efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi
secara bergantian.Terdiri dari sekelompok khusus, disebut nodus sinotrialis, yang
terletak di dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya
berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke
dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi
secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode
ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek - kira-kira 0,4 detik yang
disebut diastoel, sebelum implus berikutnya datang. Nodus sinotrialus menghasilkanantara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu
bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf
otonom, yang bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan
kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung. Seperti organ tubuh lainnya, jantung juga dapat diserang oleh
berbagai penyakit.
Penyakit-penyakit
dapat mempengaruhi bagian mana pun dari jantung.Tetapi, penyakit yang paling
umum adalah penyakit kronis pada arteria koroner yang disebutaterosklerosis.
Karena itu, sakit
jantungyang umum dikenal dan paling banyak diderita adalah penyakit atau penyakit arteria koroner. Penyakit ini
paling sering menyebabkan serangan jantung pada seseorang yang bisa menyebabkan
kematian.Penyebabnya adalah penyempitan pada pembuluh darah koroner, dimana
pembuluh ini berfungsi untuk menyediakan darah ke otot jantung. Penyempitan
disebabkan oleh tumpukan kolesterol atau protein lain yang berasal dari makanan yang masuk dalam tubuh.
Penumpukan ini juga menyebabkan pembuluh darah koroner menjadi kaku.Kekakuan
ini disebut sebagai aterosklerosis.
Aterosklerosis terjadi jika terjadi penumpukan
plak atau timbunan lemak pada dinding-dinding arteri.Selang beberapa waktu,
plak dapat menumpuk, mengeras dan mempersempit arteri, dan menghambat aliran
darah ke jantung.Penyakit arteria koroner atau coronary artery disease (CAD) inilah yang pada dasarnya menuntun
kepada sebagian besar serangan
jantung.






.jpg)