Seperti Air Yang Mengalir Seperti itulah HARAPAN ku

Seperti Air Yang Mengalir Seperti Itulah Harapanku

Kamis, 09 April 2015

ENGKAU MASA LALU

Menyimpan iya hanya itu yang bisa ku lakukan untuk saat ini, entah sampai kapan kan ku ceritakan tentang hati ini karena hingga kini aku masih tak bisa percaya dengan siapapun itu walaupun dia dalah teman dekat sekalipun.
Disini ingin kuceritakan tentang penantian sebuah hati yang masih sendiri. Iya sampai sekarang iya masih sendiri berjalan di jalan ini, bukan aku tak ada teman tapi untuk saat ini hati ini masih menunggunya.
Sebuah pertemuan awal yang tak di sangaja dan itu mungkin sudah jalan takdir hati ini menemukan dirimu disudut rumah itu, sambil malu-malu hati ini hanya bisa menunduk sambil nyuri-nyuri pandang denganya. Siapa dia?? “tanya hati ini” baru pertama kali hati ini melihat dirinya. Sambil menunduk malu hati ini melewati tempat dimana dia duduk.
Semuanya terjadi begitu saja sampai akhirnya hati ini tahu siapa dia dan darimana dia berasal, ternyata kita berdua berada dibawah satu payung yang sama. Ada sedikit rasa senang saat hati ini tahu kenyataan itu. Ada rasa malu dan ingin selalu ketemu.
Dia sama seperti yang lain cuek, sok perhatian, sok bijaksana tapi kadang sedikit egois ^_^ ....iya itulah yang tergambar pada dirinya saat pertama kali hati ini mengenal dirinya.
Dengan berjalannya waktu begitu banyak kisah perjalanan episode yang terjadi diantara kita. Ada canda, ada air mata, ada marah yang menemani perjalanan  episode kita. Semuanya itu berjalan begitu saja diantara kita.
Perna hati ini mendengar kau memanggil dengan sebutan “ukhti”, iya pada saat itu dimana kita harus mempersiapkan sebuah acara dan kita berperan sebagai panitia dimana kita harus memmpersiapkan segala kelengkapan kegitan tersebut. Pada saat menyiapkan perlengkapan ku dengan kau memanggilku dengan sebutan “ukhti” ada rasa salah tingkah pada diri ini tapi semua itupun berlalu begitu saja ^_^
perna dirimu foto hati ini menggunakan hp-mu, semua itu terjadi secara spontan. “sini saya yang foto ya tapi pake hp saya”, upsssss apa maksudnya ini “tanya hati”. Dalam perjalanan banyak cerita yang kita ceritakan hingga perjalanan itupun berakhir.
Perna sekali engkau salah tingkah saat hati ini tahu dirimu curi-curi pandang pada hati ini, dengan capat kilat langsung kau alihkan perhatianmu. Perna sekali dirimu mengantar hati ini pulang malam-malam dengan menggunakan motormu (tidak boncengan) sampai depan rumah. Iyaaa semua itu perna terjadi diantara kita.
Begitu banyak kenangan yang terjadi diantara kita tapi tak bisa kuceritakan pada orang lain bahkan lewat tulisan inipun tak ingin kuceritakan tentang semuanya, karena aku tak ingin ada yang tahu tentang hati ini yang merindukan dirimu. Biar hati ini menyimpan semua kenangan memori yang perna ada diantara kita ^_^.
Kini semuanya telah berubah, engkau pergi entah kemana, tanpa kabar, tanpa berita. Hanya bisa berharap dimanapun dirimu berada semoga kau selalu ada didalam lindungan-Nya

Sabtu, 07 Maret 2015

HANYA INGIN

Kelopak mata ku tak  bisa menahan rasa kantuk yang  dirasakan tapi mata ini benar-benar tak bisa dipejam, mungkinkah banyak yang aku pikirkan atau mungkin aku hanya tak bisa memejamkan mata saja atau mungkin aku merindukan dirimu yang aku tak tahu siapa kamu dan dimana kamu sekarang.
Rindu ini buatmu yang tak tahu dimana kini bahkan aku tak tahu siapa kamu.....sedikit bingung dengan rindu ini, rindu yang bermakna tapi tak bertujuan, karena rindu ini ku tujukan buatmu makhluk Allah yang ada disana.
Semakin ku tahan rasa rindu ini semakin ingin rasanya aku menangis menahan rasa perih yang dirasakan hati ini, bukan karena rindu ku tak terbalas tapi hatiku tak tahu rindu ini buat siapa.
Hati ini hanya menginginkan ada sosok nyata yang bisa dirindukan bukan hanya sekadar bayangan semu yang dirasakan, karena hati ini tak mau berlama-lama menahan rasa rindu ini.
Salahkan hati ini bila menginginkan dia tuk dirindukan?? Salahakah hati ini meminta dia yang pantas untuk dirindukan?

Ya Allah ijinkan lah hati ini merindukan dia makhluk yang mencintaimu, ijinkanlah hati ini dimiliiki oleh yang pantas memiliki, ijinkanlah hati ini merindukan sosok yang nyata.....aminnn

Senin, 19 Januari 2015

MERINDUKANMU


Ingin rasanya aku berlari
Ingin rasanya aku memelukmu
Ingin rasanya aku merangkulmu
Ingin rasanya aku bersujud dikakimu
Ingin rasanya aku bersandar dibahumu
Ingin rasanya aku didalam dekapmu
Karena aku ingin meluapkan semua rasa
Rasa yang ingin membuat aku berlari
Rasa yang ingin membuat aku menangis
Rasa yang ingin membuatku tuk mengakhiri semuanya ini
Ayah ibu .....
Ingin kucurahkan semuanya
Semua  yang aku lalui hari ini
Aku tak sanggup menahan ini semua
Aku tak sanggup
Aku lemah
Dengan semua yang aku hadapi ini
Ya ALLAH
Ijinkanlah aku kembali kepada-MU
Bersembah sujud dihadapan-MU
Ya ALLAH
Aku hanya insan yang lemah
Yang hanya bisa meminta dan meminta
Maafkanlah aku yang sering mneyakiti hati orang lain

By
Aryani
#Episode Menanti Sebuah yang Tak Pasti#

Senin, 05 Januari 2015

TENTANG RASA

Rasa itu perna ada untukmu yang ada di sana
Rasa itu perna kutujukan untuk dirimu
Rasa itu perna kusimpan hanya untukmu
Selalu ku berusaha tuk tetap menjaga
Rasa itu untukmu seorang
Hinga tak ada rasa itu untuk orang lain
Tapi kini dengan berjalannya
Waktu rasa itupun hilang
Iya....dia  telah hilang
Mungkin terlalu lama rasa ini menantimu
Mungkin terlalu lama rasa ini  sendiri disini
Atau mungkin rasa ini sudah lelah menantimu
Yang tak kunjung datang menyapanya
Dan akhirnya ku putuskan untuk
Menghilangkan rasa ini untukmu
Yang hanya diam hingga kini tanpa kata
Maaf untuk sekarang aku hanya ingin sendiri
Menenangkan rasa ini yang perna di acuhkan
Bukan aku tak mau tapi aku hanya ingin
Rasa ini bebas untuk sesaat
#Buatmu yang tak perna berpaling kepadaku walau hanya sesaat


Rabu, 24 Desember 2014

Hall of Fame | The Script feat. Will.I.Am

Yeah, You could be the greatest
Yeah, kau bisa jadi yang terhebat
You can be the best
Kau bisa jadi yang terbaik
You can be the K
ing Kong banging on your chest
Kau bisa jadi King Kong yang menepuk-nepuk dadamu

You could beat the world
Kau bisa kalahkan dunia
You could beat the war
Kau bisa kalahkan musuh dalam perang
You could talk to God, go banging on his door
Kau bisa bicara pada Tuhan, menggedor-gedor pintu-Nya

You can throw your hands up
Kau bisa angkat tanganmu ke atas
You can be the clock
Kau bisa menjadi jam
You can move a mountain
Kau bisa pindahkan gunungYou can break rocks
Kau bisa memecah bebatuan
You can be a master
Kau bisa jadi seorang tuan

Don't wait for luck
Jangan tunggu keberuntungan
Dedicate yourself and you can find yourself
Abdikan dirimu dan kau bisa temukan dirimu

CHORUS
Standing in the hall of fame
Berdiri di hall of fame 
And the world's gonna know your name
Dan dunia akan tahu namamu
Cause you burn with the brightest flame
Karena kau membakar dengan bara paling terang
And the world's gonna know your name
Dan dunia akan tahu namamu
And you'll be on the walls of the hall of fame
Dan engkau kan berada di dinding hall of fame

You could go the distance
Kau bisa tempuh jarak yang jauh
You could run the mile
Kau bisa lari bermil-mil
You could walk straight through hell with a smile
Kau bisa berjalan lewati neraka dengan tersenyum

You could be the hero
Kau bisa jadi pahlawan
You could get the gold
Kau bisa dapatkan medali emas
Breaking all the records that thought never could be broke
Pecahkan rekor yang dikira takkan bisa dipecahkan

Do it for your people
Lakukanlah untuk rakyatmu
Do it for your pride
Lakukanlah untuk harga dirimu
Never gonna know if you never even try
Kau takkan pernah tahu jika kau tak pernah mencoba

Do it for your country
Lakukanlah untuk negaramu
Do it for you name
Lakukanlah untuk namamu
Cause there's gonna be a day
Karena akan ada suatu hari

When you're
Saat kau

CHORUS

Be a champion, Be a champion, Be a champion, Be a champion
Jadilah juara, jadilah juara, jadilah juara, jadilah juara

On the walls of the hall of fame
Di dinding hall of fame

(2x)
Be students
Jadilah siswa
Be teachers
Jadilah guruBe politicians
Jadilah politisi
Be preachers
Jadilah da'i
Be believers
Jadilah penganut

Be leaders
Jadilah pemimpin 
Be astronauts
Jadilah astronot
Be champions
Jadilah juara
Be true seekers
Jadilah pencari sejati

CHORUS

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could be the greatest
Kau bisa jadi yang terhebat
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)You can be the best
Kau bisa jadi yang terbaik
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be the king kong banging on your chest
Kau bisa jadi King Kong yang menepuk-nepuk dadamu

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could beat the world
Kau bisa kalahkan dunia
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could beat the war
Kau bisa kalahkan musuh dalam perang
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You could talk to God, go banging on his door
Kau bisa bicara pada Tuhan, menggedor-gedor pintu-Nya

(You can be a champion)
Kau bisa jadi seorang juara
You can throw your hands up
Kau bisa angkat tanganmu ke atas
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be the clock
Kau bisa menjadi jam
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)You can move a mountain
Kau bisa pindahkan gunung
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can break rocks
Kau bisa pecahkan bebatuan

(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
You can be a master
Kau bisa jadi seorang tuan
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
Don't wait for luck
Jangan tunggu keberuntungan
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)
Dedicate yourself and you can find yourself
Abdikan dirimu dan kau bisa temukan dirimu
(You can be a champion)
(Kau bisa jadi seorang juara)

Standing in the hall of fame
Berdiri di hall of fame
From web


Selasa, 09 Desember 2014

TERUNTUK SAUDARIKU di BUMI ALLAH


Wahai  saudariku.....
kupersembahkan bait kasih untukmu...
Karuni merupakan suatu kenikmatan
Walaupun terasa lama
Tapi sungguh.....
Ia laksana kerdipan mata ketika harus berkedip
Percayalah kurnia ALLAH pasti akan datang
Ingatlah bahwa Tuhanmu Maha Mengampuni
Setiap orang yang selalu beristigfar..
Maha pemberi taubat
Atas siapa saja yang bertaubat dan menerima orang yang kembali kepada-Nya
Bersikap optimislah, karena ALLAH selalu bersamamu
Para malaikat selalu memohon ampun untukmu
dan surga-Nya akan selalu menantimu
Hapuslah air matamu.....
dengan berprasangka baik kepada-Nya
Buanglah segala penderitaan dan kesedihanmu
Dengan mengingat segala nikmat ALLAH kepadmu
Jangan mengharapkan datangnya ujian dan fitnah
Tetapi berharaplah datangnya ketentraman
Keselamatan dan kesehatan dengan ijin ALLAH
Padamkalah api kebencian dari dadamu
 dengan memberi maaf kepada setiap orang
Yang selalu berbuat jahat kepadamu
Apa yang telah berlalu biarlah berlalu
Walau kenangan tak mampu terhapus
Harapan dimasa depan hanyalah misteri
Bagimu hanyalah waktu yang kau jalani saat ini
Walau mungkin tidak bersama lagi
Biarlah kenangan selalu terukir dalam benak kita
Tapi satu yang tetap abadi
Hati yang selalu terikat dalam sebuah persudaraan

#Indahnya Sebuah Ukhuwah


Kamis, 27 November 2014

AKU DAN JILBAB

Ekstrem suatu kata yang biasanya di juluki untuk orang-orang yang sangat fanatik atau keras dengan sesuatu yang di pandang tidak wajar oleh sebagian orang.

Iya...sebuah kata yang perna dan sering ku dengar pada saat aku masih berad di bangku kuliah dan itu hal yang sangat wajar di juluki kepada mereka, karena mereka sangat  fanatik dengan grup band-grup band yang menurut ku itu alay dan tidak sesuai dengan kebudayaan bangsa ku.

Dan hari ini kata itu “Ekstrem” ku dengar dimana kata itu tertuju pada ku, bukan karena aku suka dengan film, drama atau grup band yang di sukai oleh anak-anak mudah sekarang tapi karena aku menggunakan pakaian yang di anjurkan oleh agamaku “pakaian tuk menutup aurat”. Ada sedikit rasa sedih saaat ku dengar kata-kata itu bukan karena aku tak terimah atau aku marah tapi yang mengatakan kata itu adalah saudara sesama muslim. Aku hanya bisa diam tuk sesaat rasanya dada ini sesak dan ku teriak sekuatnya tuk mengatakan bahwa “anda muslim?? Seharusnya anda tahu bahwa agama kita (islam) menganjurakn untuk menggunakan jilbab??” tapi mulut ini serasa terkunci dan hanya bisa diam dengan keadaan yang sedang ku alami saat itu.

Coba sedikit modis, bergayalah seperti orang kebanyakan “hijaber”, ubahlah gaya pakaianmu biar tidak kelihatan terlalu ekstrem, katanya. 

Satu hal yang ingin ku katakan padamu untuk menjadi diriku saat ini aku butuh waktu yang sangat-sangat lama. Taukah kamu aku dari latar  belakang yang tidak terlalu mengenal agama, duluh yang ku tahu agama ku hanya mengajarkan sholat, puasa dan bayar zakat. Iya...hanya itu yang ku tahu.... dari TK, SD dan SMP aku berada di dalama lingkungan yang mayoritas agamanya kiri. Hingga akhirnya kakaku menyuruh kami adik-adiknya untuk sekolah di jawa karena menurut kakaku selain di kenal sebagai kota pelajar pulau jawa juga merupakan pulau yang maoritas agamanya islam dan dengan demikian kami bisa belajar agama di pulau jawa. Taukah kamu betapa tidak mudahnya aku berada di fase sekarang, ku butuh waktu lama tuk berada di fase saat ini.

Awal ku langkahkan kaki di fase ini ada sedikit keraguan dan bimbang karena aku takut melepas masa remaja ku tuk bersenang-senang dengan teman-teman seusiaku tapi setelah aku pelajari aku tahu bahwa aku harus melewati fase ini. Iya aku harus bisa melewati ini semau. Dengan hidayah d an ridho-NYA akhirnya kuputuskan tuk berhijab yang dari pedek hingga menutu dada.

Kenapa kata-kata itu bisa tertuju padaku?? Padahal yang ku tahu di kota ini, kota pelajar, kota berkumpulnya mahasiswa dari seluruh penjuru  plosok negeri ini berkumpul begitu banyak yang seperti saya dan bahkan ada yang menggunakan  sampai dimata kaki. Tapi kenapa kata itu tertuju pada ku...apakah anda tidak melihat kalau kota ini di penuhi dengan para jilbaber.....????

Aku akan terima jika kata-kata itu tertuju padaku apabila aku berada di daerah yang minoritas, mungkin itu akan terasa wajar karena di tempat-tempat minoritas jarang melihat wanita yang menggunakan hijab...sempat terpikir di daerah saya saja jilbab bukan merupakan hal yang di kata  ektrem atau tabu walaupun di daerah yang moyorotasnya noni. Tapi kenapa kata-kata itu aku dengar pada saat aku berada di daerah yang moyoritasnya agama islam.

Dan hari ini ku dengar kata-kata itu yang tertuju padaku hanya kata maaf yang dapat kuucapkan  kepadamu yang telah kuanggap sebagai kakaku, sahabatku, temanku dan ibuku..maaf beribu maaf aku tak bisa memenuhi permintaanmu. Terserah apa kata mu dan kalian tentang diriku dengan penampilan yang mungkin dimata kalian ndeso tapi aku akan tetep mempertahankan kain ini tuk tetap berada di kepalaku sesuai dengan tuntunan agamaku.

Bukankah telah di jelaskan dalam ayat suci Al-quran tentang kewajiban seorang muslim tuk menutup aurat. Menutup aurat dan pakaian Muslimah ketika keluar rumah merupakan dua pembahasan yang terpisah, karena Allah Swt. dan Rasul-Nya memang telah memisahkannya. Menutup aurat merupakan kewajiban bagi seluruh kaum Muslim, laki-laki dan perempuan. Untuk kaum Muslimah, Allah Swt. telah mengatur ihwal menutup aurat ini al-Quran: 

QS an-Nur [24]: 31, Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. 

QS. Al-A’raf: 26, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”

QS. Al-Ahzab: 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.”

QS. AL-Ahzab: 33, “Dan hendaklah engkau tetap di rumahmu dan janganlah berhias serta bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu.”

QS. An-Nuur: 31, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

#Hanya bisa berharap suatu saat ALLAH memberimu Hidayah tuk berhijab sudaraku.