Seperti Air Yang Mengalir Seperti itulah HARAPAN ku

Seperti Air Yang Mengalir Seperti Itulah Harapanku

Selasa, 29 November 2011

KETIKA LOVE BERBUGA CINTA

1. Masuk Surga dan Masuk Neraka karena Seekor Lalat
Imam Thariq bin Syihab pernah berkata dalam majelis pengajiannya,"Ada orang yang masuk surga karena seekor lalat, dan ada pula yang masuk neraka karena seekor lalat."

2. Pahala takut kepada Allah
Hikmah yang dapat diambil dari kisah tadi adalah, sekecil apapun keimanan dalam dada seseorang (yaitu keyakinan akan adanya Allah, hisab dan keadilan Allah) dapat mendatangkan ampunan dan rahmat Allah Swt. Bagaiman jika rasa takut kepada Allah itu dihadirkan setiap saat dengan disertai amal shalih? Tentu, pahala yang disediakan Allah, akan lebih besar dan agung.

3. Kalimat pengusir Maksiat
"Allahu ma'i.. Allahu naadhiri... Allahu syaahidi!" (artinya, Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikan aku!)

4. Gadis Cerdas, Gadis Impian
..... Mendengar itu, sang Pemuda bertanya"Saya yakin itu bukan lahir dari pikiranmu sendiri dan bukan perkataanmu, demi Allah, katakanlah padaku siapa yang mengatakannya?".Yang mengatakan hal itu adalah putriku," Jawab lelaki itu. Spontan pemuda itu berkata,"Apakah kamu mau menikahkan aku dengan putrimu?". "Ya"

5. Karena dendam pada Serigala
.... Baginda nabi sangat halus hatinya, sangat pengasih, dan penyayang. bahkan terhadap binatang pun, beliau sangat sayang.

6. Tiga lelaki berjiwa Malaikat
"sekarang kau tau, istriku... bahwa menginfakkan harta di jalan Allah adalah bisnis yang pasti keuntungannya dan tidak akan rugi selamanya"

7. Jujur itu Surga
Dia semakin sadar bahwa dengan meninggalkan rezeki yang haram, Allah menggantinya dengan rezeki yang halal, dan jauh lebih banyak. Amin semakin yakn akan ajaran Rasulullah bahwa kejujuran adalah pintu menuju surga; surga di dunia dan di akhirat.
8. Ketika Cinta berbuah Surga
“Apa maksud Ayah dengan teman yang bisa diajak bercinta untuk surga?” tanyanya dengan nada penasaran.
“Dia adalah teman sejati yang benar-benar mau berteman denganmu, bukan karena derajatmu, tetapi karena kemurnian cinta itu sendiri, yang tercipta dari keihklasan hati. Dia mencintaimu karena Allah. Dengan dasar itu, kau pun bisa mencintainya dengan penuh keikhlasanl; karena Allah. Kekuatan cinta kalian akan melahirkan kekuatan dahsyat yang membawa manfaat dan kebaikan. Kekuatan cinta itu juga akan bersinar dan membawa kalian masuk surga”

9. Kayu Ajaib
Dia membaca surat itu dengan seksama. Dia terharu dan takjub. Seketika, dia menangis dan bersujud kepada Allah. Dia merasa, betapa maha kuasanya Allah. Allah tidak pernah mengecewakan hambaNYA yang bertawakal dan percaya sepenuh hati kepadaNYA.

10. Tongkat sang Pengkhianat
Orang-orang yang menghadiri persidangan itu terkagum-kagum oleh kecerdesan dan keadilan hakim yang telah mampu membuka rahasia yang tersimpan dalam tongkat orang tua yang berkhianat itu.

11. Malaikat dan Tiga Lelaki Cacat
“…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kamu akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-KU), maka sesungguhnya azabku sangat pedih.” (QS Ibrahim [14]:7)

12. Sang Dermawan
Dengan hati bergetar Mahmud berkata,”Sungguh menakjubkan apa yang aku alami hari ini. Aku kehilangan selera makan sejak pagi. Aku juga tidak bisa tidur. Aku disergap rasa cemas yang tidak kuketahui sebabnya. Tiba-tiba di tengah teriknya panas matahari, aku ingin pergi dengan menunggang kuda. Ternyata, ini semua telah diatur Allah SWT, hingga aku bisa bertemu dan mendengarkan deritamu.”

13. Ulama Penakluk Singa
“Aku tidak apa-apa, aku hanya membaca firman Allah.’Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami.” (QS Ath Thuur [53]:48)

14. Lelaki Sejati
“Sekarang tiba giliran kami, wahai Amirul Mukminin, kami bersaksi dihadapanmu bahwa pemuda ini telah kami maafkan, dan kami tidak meminta apa pun darinya! Tidak ada yang lebih utama dari memberi maaf dikala mampu. Ini kami lakukan agar orang tidak mengatakan bahwa tidak ada lagi orang berjiwa besar, yang mau memaafkan saudaranya di kalangan umat Muhammad SAW.

15. Dimana Allah?
“Lalu dimana Allah? Pemilik kambing ini memang tidak akan tahu dan bisa dibohongi, tetapi ada Dzat yang Mahatahu, yang pasti melihat dan mengetahui apa yang kita lakukan. Apa kau kira Allah tidak ada?” jawab Penggembala itu mantap.

16. Pemuda Penakluk Syahwat
Seketika itu, Umar berkata,”Segala puji bagi Allah yang menjadikan orang yang mirip dengan Nabi Yusuf ditengah-tengah kita.”

17. Raja, Pengemis dan Hakim
Kabar itu sampai ke telinga sang raja di ibu kota Kurdi. Sang raja merasa gembira karena memiliki hakim yang adil dan bijaksana, serta dipercaya oleh manusia.

18. Malu kepada Allah
Abu Muslim menjawab,”Na’udzubillah, aku berlindung kepada Allah, kalau sampi aku melakukan hal itu. Aku sangat malu kepada Allah. Kalau sampai minta bantuan kepada makhluk ciptaan allah, padahal Allah Maha Pemurah. Aku tidak mungkin meminta bantuan kepada selain Allah."
19. Si Kaslan dan Kakek Tua
Kaslan adalah seorang lelaki pemalas. Dia tidak suka bekerja. Kerjanya hanya melamun dan tidur. Dia hidup bersama istri dan anak-anaknya yang masih kecil dalam kemiskinan dan kemelaratan.

20. Manusia paling Pemurah
Orang-orang mengatakan,”Tiga orang itu semuanya sangat pemurah, tetapi Arabah adalah yang paling pemurah dan dermawan. Dia memberikan semua harta yang dimilikinya. Padahal dia sangat memerlukannya, yaitu budak yang menuntun jalannya.
21. Membela Tamu
“Wahai Amirul Mukminin, aku kirim kepadamu Yazid, dan keponakanmu. Sebenarnya, aku ingin jadi orang ketiga yang ikut dalam rantai itu. Jika Amirul Mukminin tetap hendak membunuh Yazid, maka demi Allah, aku minta engkau memulainya dengan membunuh Ayyub terlebih dahulu. Bunuhlah keponakanmy itu sebelum Yzid. Setelah itu, bunuhlah Yazid. Jika kau mau, yang ketiga, bunuhlah aku. Wassalam.”

22. Suara dari Langit
“Setelah aku menjual hasil kebunku dan mendapatkan uang. Uang itu sepertiganya aku sedekahkan kepada fakir miskin. Aku dan keluargaku makan sepertiga, yang sepertiga untuk biaya perawatan kebun.”

23. Khalid dan Komandan Romawi yang Syahid
Pagi harinya, pertempuran kembali berkecamuk sengit. Pasukan Romawi mendesak kaum Muslimin. Khalid menunggang kudanya dan memacunya ke tengah medan pertempuran seperti anak panah. Kali ini dia tidak sendirian. Dia diikuti Jurjah dibelakangnya.

24. Rahasia Tiga Pertanyaan
Al-Isra’[17] ayat 85 “Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, Ruh itu termasuk urusan Tuhanku dan aku tidak diberi ilmu kecuali sedikit.”

25. Karena Mimpi Melihat Neraka
“Nabi mengatakan bahwa kau adalah sebaik-baik lelak jika kau mau shalat malam. Dalam mimpimu itu, malaikat yang terakhir kau temui mengatakan bahwa kau belum terjaga dari api neraka. Itu karena kau tidak melakukan shalat tahajud. Jika kau ingin terselamatkan dari api neraka, dirikanlah salat tahajud setiap malam. Jangan kau sia-siakan waktu sepeeertiga malam; waktu di mana Allah Swt memanggil-manggil hamba-NYA; waktu ketika Allah mendengar doa hamba-NYA.

26. Keutamaan Sedekah
Dia sadar bahwa yang paling penting dalam ibadah adalah niat karena Allah. Bukan sekedar mengikuti perkataan orang banyak. Hanya Allah-lah yang berhak menilai, diterima atau tidaknya amal ibadah seseorang.

27. Nuaim dan Anak Unta
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka muliakanlah tamunya.”

28. Khalifah dan Gubernur Miskin
khalifah Umar memberi titah pada mereka,”Tulislah nama-nama orang miskin di daerah kalian untuk aku beri bantuan dari harta baitul mal!”
Mereka pun segera menulis nama-nama orang fakir dan miskin. Dalam dafta itu tertera juga nama Said bin Amr; Gubernur Homs.

29. Orang Terakhir Masuk Surga
“Ya Allah, masukkanlah kami, umat Nabimu Muhammad saw, kedalam surgamu, dan selamatkan kamu dari api neraka” (QS Ath Thuur [52]:48)

kata mutiara





Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya daripada berlian

Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. - Nabi Muhammad Saw

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. - Nabi Muhammad Saw

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. ~ Khalifah 'Umar  

Sabtu, 09 Juli 2011

WAHAI PEMUDA


Begitu jelas dalam pandanganku
Ada dua malakikat yang sensntiasa mengintaiku
Yang satu adalah malaikat pencabut nyawa, dan
Yang satu adalah malaikat yang membawa
Lembaran berisi pertanyaan-pertanyaan
Aku tidak cemas dengna malaikat pencabut nyawa
Tapi aku cemas dengna salah satu pertanyaan
Pada lembaran dari malaikat lainnya
“masa mudamu kau habiskan untuk apa???”
Maka segera kutepis rasa cemas itu
Dan kukatakan kepada kedua malakikat itu
Wahai malaikat.................
Aku tidaj getar dengna Engkau berdua
Aku hanya getar dengna yang mengutusmu
Maka selama mas belum tiba
Biarkanlah aku mempersiapkan jawabannku
Wahai pemuda
Kalaulah boleh aku meminta
Semoga kau juga mempunyai jawaban yang sama

Sabtu, 04 Juni 2011

peran seorang GURU


1.      Apa saja tugas seorang guru
Jawabannya : 
Tugas seorang guru meliputi tugas guru yang utama dan tugas guru pendukung.
a.      Tugas guru yang utama adalah
ü  Guru Sebagai pendidik
Guru adalah pendidik, yang menjadi tokoh, panutan dan identifikasi bagi para peserta didik dan lingkungannya. Oleh karena itu guru harus mempunyai standar kualitas pribadi tertentu, yang mencakup tanggungjawab, wibawa, mandiri dan disiplin. Guru harus memahami nilai-nilai, norma moral dan sosial, serta berusaha berperilaku dan berbuat sesuai dengan nilai dan norma tersebut. Guru juga harus bertanggung jawab terhadap tindakannya dalam proses pembelajaran di sekolah. Sebagai pendidik guru harus berani mengambil keputusan secara mandiri berkaitan dengan pembelajaran dan pembentukan kompetensi, serta bertindak sesuai dengan kondisi peserta didik dan lingkungan.
ü  Guru Sebagai pengarah
Guru adalah seorang pengarah bagi peserta didik, bahkan bagi orang tua. Sebagai pengarah guru harus mampu mengarkan peserta didik dalam memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi, mengarahkan peserta didik dalam mengambil suatu keputusan dan menemukan jati dirinya. Guru juga dituntut untuk mengarahkan peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya, sehingga peserta didik dapat membangun karakter yang baik bagi dirinya dalam menghadapi kehidupan nyata di masyarakat.
ü  Sebagai pembimbing
Guru dapat diibaratkan sebagai pembimbing perjalanan, yang berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya bertanggungjawab atas kelancaran perjalanan itu. Dalam hal ini, istilah perjalanan tidak hanya menyangkut fisik tetapi juga perjalanan mental, emosional, kreatifitas, moral dan spiritual yang lebih dalam dan kompleks. Sebagai pembimbing perjalanan, guru memerlukan kompetensi yang tinggi untuk melaksanakan empat hal berikut   pertama : guru harus merencanakan tujuan dan mengidentifikasi kompetensi yang hendak dicapai.
Kedua : guru harus melihat keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran, dan yang paling penting bahwa peserta didik melaksanakan kegiatan belajar itu tidak hanya secara jasmaniah, tetapi mereka harus terlibat secara psikologis.
Ketiga : guru harus memaknai kegiatan belajar.
Keempat : guru harus melaksanakan penilaian.
b.      Sebagai pendukung
ü  Sebagai fasilisator
Guru sebagai fasilitator ialah guru berperan memberikan pelayanan untuk memudahkan siswa dalam kegiatan proses pembelajaran. Karena Peran guru sebagai fasilitator membawa konsekuensi terhadap perubahan pola hubungan guru-siswa, yang semula lebih bersifat “top-down” ke hubungan kemitraan. Dalam hubungan yang bersifat “top-down”, guru seringkali diposisikan sebagai “atasan” yang cenderung bersifat otoriter, sarat komando, instruksi bergaya birokrat, bahkan pawang, sebagaimana disinyalir oleh Y.B. Mangunwijaya (Sindhunata, 2001). Sementara, siswa lebih diposisikan sebagai “bawahan” yang harus selalu patuh mengikuti instruksi dan segala sesuatu yang dikehendaki oleh guru.
ü  Sebagai administrator
 Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

2.      Apa sajakah  peran guru dalm keluarga, dalam sekolah dan dalam masyarakat
Jawabannya:
a.     Peran guru dalam keluarga
Apabilah dia seorang ayah maka tugasnya selain sebagai  guru disekolah dia juga sebagai :

ü  Ayah sebagai pemimpin
Dalam sebuah keluarga pasti ada yang namanya seorang pemimpin yang memimpin keluarga atau kepala keluarga. Ia memiliki peran yang sangat penting karena dialah sebuah keluarga itu berharap. Apabila dia adalah pemimpin yang baik maka keluarganya aka bain dan sebaliknya apabila ia tidak bisa memimpin keluarganya dengan baik maka ia keluarganya akan berantakkan
ü  Ayah sebagai pencari nafkah
Tugas ayah sebagai pencari nafkah merupakan tugas yang sangat penting dalam   keluarga. Penghasilan yang cukup dalam keluarga mempunyai dampak yang baik sekali dalam keluarga. Penghasilan yang kurang cukup menyebabkan kehidupan keluarga yang kurang lancar. Lemah kuatnya ekonomi tergantung pada penghasilan ayah. Sebab segala segi kehidupan dalam keluarga perlu biaya untuk sandang, pangan, perumahan, pendidikan dan pengobatan. Untuk seorang ayah harus mempunyai pekerjaan yang basilnya dapat dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
ü  Ayah sebagai pendidik
Peran ayah sebagai pendidik merupakan peran yang penting. Sebab peran ini menyangkut perkembangan peran dan pertumbuhan pribadi anak. Ayah sebagai pendidik terutama menyangkut pendidikan yang bersifat rasional. Pendidikan mulai diperlukan sejak anak umur tiga tahun ke atas, yaitu saat anak mulai mengembangkan ego dan super egonya. Kekuatan ego (aku) ini sangat diperlukan untuk mengembangkan kemampuan realitas hidup yang terdiri dari segala jenis persoalan yang harus dipecahkan.
ü  Ayah sebagai tokoh atau modal identifikasi anak
Ayah sebagai modal sangat diperlukan bagi anak-anak untuk identifikasi diri dalam rangka membentuk super ego (aku ideal) yang kuat. Super ego merupakan fungsi kepribadian yang memberikan pegangan hidup yang benar, susila dan baik. Oleh karena itu seorang ayah harus memiliki pribadi yang kuat. Pribadi ayah yang kuat akan memberikan makna bagi pembentukan pribadi anak. Pribadi anak mulai terbentuk sejak anak itu mencari “Aku” dirinya. Aku ini akan terbentuk dengan balk jika ayah sebagai model dapat memberikan kepuasan bagi anak untuk identifikasi diri.
                  Apabila ia seorang wanita maka tugas dia dalam keluarga adalah:
ü  Wanita sebagai ibu pendidik anak dan pembina generasi muda  Ibu sebagai pendidik anak bertanggung jawab agar anak-anak dibekali kekuatan rohani maupun jasmani dalam menghadapi segala tantangan zaman dan menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa.
ü  Ibu sebagai pengatur rumah tangga
Ibu pengatur rumah tangga merupakan tugas yang berat. Sebab seorang ibu harus dapat mengatur segala peraturan rumah tangga. Oleh karena itu ibu dapat dikatakan sebagai administrator dalam kehidupan keluarga. Oleh karena itu ibu harus dapat mengatur waktu dan tenaga sescara bijaksana.
Ibu sebagai tenaga kerja
Dalam perkembangan sekarang ini dapat dikatakan baik di desa maupun di kota tampak bahwa ibu juga berperan sebagai pencari nafkah. Di pasar, di kantor, di persawahan, ibu-ibu ikut berkerja untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Istri-istri yang bekerja memang sangat berat, sebab di samping mengurus keluarga dan mendidik anak masih harus mencari tambahan penghasilan. Akan tetapi juga banyak justru ibulah yang berfungsi pencari nafkah. Sebab penghasilan ibu lebih banyak dari penghasilan ayah. Oleh karena itu jika kedua-duanya bekerja, maka harus ada kesepakatan yang kuat dan bijaksana sehingga tidak menjadikan keluarga sebagai terminal bis yang selalu gaduh.

b.    Peran guru dalam Sekola
Peran seorang guru dalam dunia pendidikkan sangatlah penting. karena ia memiliki peranan yang sangat penting dalm menciptakan generasi-generasi penerus bangsa, generasi pembaharuan, generasi pengubah. Oleh karena itu seorang guru haruslah orang yang benar-benar berkompeten didalam bidangnya, menjadi guru haruslah benar-benar dari panggilan jiwa, dan harus benar-benar mempelajari atau mengetaui peran-perang guru yang ada sehingga dalam proses pembelajaran guru tidak bingung karena sudah ada kurikulum yang tersedia, selai itu guru harus mengenal medan atau kondisi sekolah, memahami tentang sekolah itu sendiri karena dengan begitu guru akan lebih mudah dalam berinteraksi dengan lingkungan sekolah, selanjutnya guru juga harus memiliki kesiapan dalam mengajar, memiliki bahan ajar, memiliki metode yang tepat yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar, penggunaan metode, mengelolah kelah dan memahami karakteristik siswa. Selain itru guru juga diibaratkan menjadi orang tua kedua bagi siswanya.
Dalam keluarga ini guru menjadikan panutan bagi anggota keluarganya. maka dengna demikian Apapun yang dilakukan dapat ditiru oleh karena itu  ia harus berkelakuan yang baik jangan sampai berbuat yang buruk karena itu dapat ditiru oleh anak atau anggota keluarga.
c.     Peran guru dalam Masyarakat
Untuk melaksanakan peran ini, guru harus memenihi syarat-syarat keperbadian dan syarat penguasaan ilmu tertentu. Guru harus bersikap:
·         Terbuka
·         Tidak bertindak otoriter
·         Tidak bersikap angkuh
·         Bersikap ramah tamah tehadap siapapun
·         Suka menolong dimanapun dan kapan saja
·         Simpati dan empati terhadap pimpinan, teman sejawat dan siswa.
Agar para guru mampu mengembangkan pergaulan dengan masyarakat, dia perlu menguatkan psikologi sosial, khususnya mengenai hubungan antar manusia dalam rangka dinamika kelompok. Sebagai anggota masyarakat, guru memiliki ketermpilan seperti :
·         Keterampilan dalam membina kelompok
·         Keterampilan bekerja sama dalam kelompok
·         Keterampilan menyelesaikan tugas besama dalam kelmpok
3.      Apakah guru bisa menjadi seorang pemimpin?
Jawabannya:
Iya, karena seorang guru bukan hanya jadi panutan siswa disekolah tetapi juga orang-orang disekitarnya. Oleh kerena itu guru yang akan berhasil menjadi pemimpin apabila memiliki kepribadian, seperti:
·         Memiliki kondisi fisik yang sehat.
·         Percaya pada diri sendiri,
·         Memiliki daya kerja yang besar dan antusiasme,
·         Gemar dan cepat mengambil keputusan,
·         Bersikap objektif dan mampu menguasai emosi
·         Bertindak adil,
selain itu:
·         Guru harus menguasai tentang teori kepemimpinan dan dinamika kelompok
·         Menguasai prinsip-prinsip hubungan masyarakat
·         Menguasai teknik berkomuniksi
·         Menguasai semua aspek kegiatan organisasi persekolahan untuk itu harus memiliki berbagai keterampilan yang dibutuhkan sebagai pemimpin seperti:
ü  Bekerja dalam tim
ü  Keterampilan dalam berkomunikasi
ü  Bertindak selaku penasihat dan orang tua bagi murid-muridnya
ü  Keterampilan melaksanakan rapat diskusi
ü  Membuat keputusan yang tepat
ü  Cepat, rasional, dan praktis.
4.      Kalau begitu, apakah ada tanggung jawab guru
a.      Tanggung jawab dalam moral
Setiap guru profesional berkewajiban menghayati dan mengamalkan pancasila dan bertanggung jawab mewariskan moral pancasila itu serta nilai undang-undang dasar 1945 kepada generasi muda.oleh karena itu guru memiliki kompetensi dalam bentuk kemampuan menghayati dan mengamalkan pancasila . kemampuan menghayati berarti kemampuan untuk menerima, mengingatkan dan meresapkan kedalam pribadinya.
a.      Tanggung jawab dalam pendidikan di Sekolah
Guru bertanggung jawab melaksanakan kegiatan pendidikan di sekolah dalam arti memberikan bimbingan dan pengajaran kepada para siswa. Tanggung jawab ini di realisasikan dalam bentuk melaksanakan pembinaan kurikulum , menuntun para siswa belajar membina pribadi, watak dan jasmaniah siswa menganalisis kesulitan belajar, serta meniulai kemajuan belajar para siswa. Harus menguasai cara belajar yang efektif, membuat model satuan pelajaran, mampu memahami kurikulum secara baik, mampu mengajar di kelas, dan mampu menjadi model belajar siswa.
b.      Tanggung jawab dalam pendidikan
Guru professional tidak dapat melepaskan dirinya dari bidang kehidupan masyarakat. Guru harus menyukseskan pembangunan dalam masyarakat, memajukan persatuan dan kesatuan bangsa, guru harus menguasai atau memahami semua hal berkaitan dalam kehidupan nnasional, serta guru harus mencerdaskan kehidupan bangsa.
c.       Tanggung jawab dalam keilmuan
Untuk memajukan ilmu, terutama ilmu yang telah menjadi spesialisasi. Di laksanakan dalam bentuk mengadakan penelitian dan pengembangan untuk dapat melaksanakan tanggung jawab dalam bidang penelitian, guru memiliki kompetensi tentang cara mengadakan penelitian seperti membuat design penelitian, merumuskan masalah, menentukan alat pengumpul data, mampu menyusun hasil laporan.